Perkenalkan nama saya Vina Damayanti panggil aja Vina ya, tak kenal maka tak sayang:)
Apa kabar kalian hari ini? mudah-mudahan sehat selalu ya aamiin.
Kalian punya idola yang paling kalian kagumin nggak? pasti punya kan?
Siapa sih orang yang kalian sangat idolakan?
Apasih definisi idola bagi kalian?
Kalo menurut saya idola adalah seseorang yang selalu membuat hari-hari kita berwarna, seseorang yang menjadi penyemangat dikala hati sedang tak sehat, seseorang yang mengajarkan kita arti sebuah perjuangan di tengah kehidupan, seseorang yang megajarkan kita arti sebuah kesabaran di dalam badai kehidupan, seseorang yang mampu menuntun kita ke arah taat dan menjauhi maksiat, dan masih banyak lagi definisi idola yang bisa kita gambarkan.
Coba bayangkan aja kalau kalian nggak punya idola pasti hidup kalian hampa, sama sekali nggak berwarna. Saran saya sih buat kalian yang belum menemukan idola kalian, carilah idola yang bisa dijadikan panutan agar kalian bisa bangkit dari keterpurukan. Seperti halnya dia, entah mengapa saya sangat mengidolakannya hingga tak mampu diucapkan dengan kata-kata. Dia muncul begitu saja ketika kesedihan sedang melanda. Pokoknya dia orang yang sangat istimewa.
Pernah nggak kalian ketemu langsung sama idola kalian?
Kebayangkan rasanya gimana? pasti seneng bagetlah ya pastinya. Siapa sih orang yang nggak seneng bisa ketemu langsung sama idolanya.
Saya juga pernah ketemu sama idola saya tepatnya tanggal 23 September 2019. Itu adalah hari yang sangat bersejarah bagi saya dan takkan pernah terlupakan. Kalian pasti bertanya-tanya kan siapa idola saya?
Itu dia idola saya. Dia adalah Muhammad Ulul Azmi Askandar atau yang biasa dipanggil Gus Azmi. Kalian tentu tahu kan dia adalah seorang santri vokalis Syubbanul Muslimin. Saya bertemu dengannya ketika dia datang ke Indramayu untuk bersholawat bersama Syubbanul Muslimin. Perasaan saya waktu itu seneng bangeeet, sampai nggak bisa berkata-kata tapi bisa diungkapkan lewat sebuah karya yaitu puisi. Ini dia puisi saya baca sampai selesai ya !!!
Sang Malaikat Mimpi
Ketika khayalan menjadi kenyataan
Ketika dugaan menjadi kepastian
Barulah ku sadar dan merasakan
Tidak ada yang namanya kemustahilan
Hatiku seakan menari
Di bawah indahnya mentari pagi
Menunggu saat yang ku nanti
Bertemu sang malaikat mimpi
Hati rasa tak percaya
Ketika melihatnya sungguh ada
Terasa seperti khayalan belaka
Yang benar-benar menjadi nyata
Hatiku senang luar biasa
Hingga tak mampu untuk berkata
Cukup hati yang berbicara
Untuk menggambarkan mekarnya rasa
Meski jalan yang dilalui serumit ular tangga
Meski suasananya sesesak ibu kota
Tapi tak mengalahkan tekad tuk berjumpa
Padamu malaikat mimpi sang idola
Kini sang malaikat mimpi
Tak hanya hadir dalam ilusi
Tapi kini hadir dihadapan kami
Tuk mengajak orang mencintai nabi
Terima kasih tuhan
Karena kau sudah mewujudkan
Apa yang selama ini ku impikan
Bertemu bintang yang ku idolakan
Nah gimana guys puisinya bagus nggak? maklum ya baru pemula ehehe. Itu adalah suara hati seorang penggemar kepada idolanya yang diungkapkan lewat puisi, itu murni dari hati lho guys. Sekian puisi dari saya, semoga terhibur ya...
